Kamis, 24 Mei 2012

Kegagalan Bisnis Internet di Bulan Pertama

Baik yang tersurat maupun tersirat, kita pasti memiliki tujuan dan target dalam berbisnis online. Biasanya kita hanya menyatakannya di hati saja: Saya ingin mendapatkan ini dan itu. Untuk merealisasikan target itu, Anda merencanakan melakukan hal-hal tertentu, atau tidak jarang ada juga yang tidak merencanakan dan melakukan apapun dan membiarkan semuanya berjalan apa adanya secara alami.

Perlu Progress Report

Apapun yang kita lakukan dalam berbisnis online, setidaknya kita harus memiliki progress report dalam periode tertentu. Maksudnya begini, misalkan kita memutuskan untuk menciptakan/mengikuti sebuah bisnis online tertentu, dengan target tertentu di akhir tahun atau setelah 2 tahun, atau setelah 3 tahun, maka semestinya target itu sudah tergambarkan semenjak bulan-bulan awal. Itu yang saya maksud progress report itu. Jadi jangan tiada progress alias kemajuan sama sekali sementara Anda sudah mengeluarkan banyak biaya, modal, tenaga dan pengorbanan di awal merintis usaha.

Saya ingin menulis kasus ini karena menemukan begitu banyak kegagalan bisnis online yang terjadi bulan pertama atau bulan kedua dan ketiga. Rasa jemu sudah menyerang di awal-awal sehingga kita sudah menyerah sejak awal. Anda sudah bilang merugi jutaan rupiah, tenaga dan waktu. Anda sudah menilai bisnis Anda sudah mati muda. Sejak itu pula Anda sudah tidak terdengar lagi kabarnya.

Baik Anda mencatatnya di kertas maupun sekedar mengingat-ingat di pikiran saja, kemajuan bisnis online Anda harus sudah bisa dideteksi di periode awal. Karena itu bila di bulan-pertama rasanya rintisan bisnis Anda tidak menunjukkan kemajuan sama sekali, Anda perlu memeriksa ulang berbagai tindakan yang sudah Anda lakukan sejauh itu. Apakah promosinya yang tidak sesuai target (atau bahkan belum dilakukan sama sekali), apakah iklannya salah sasaran, apakah follow up nya lemah, apakah sistem website nya tidak bekerja karena terlalu rumit dan bertele-tele, apakah desain dan kalimat di sales copy yang kurang efektif, dan seterusnya.

Itu semua perlu Anda periksa untuk menentukan di titik mana komponen bisnis Anda tidak bekerja. Dengan evaluasi periodik seperti itu, kita bisa mengetahui apa yang lemah dan sekaligus memperbaikinya. Bila Anda adalah seorang pemula, mungkin perlu mencari referensi kembali mengapa tidak ada perkembangan sama sekali dalam bisnis Anda.

Yang saya sebut perkembangan dalam bisnis internet pada periode awal tentu bukanlah semata-mata penghasilan belaka. Ada banyak faktor yang bisa kita jadikan patokan di sini, misalnya traffic website (kunjungan ke website presentasi Anda), jaringan pengikut bisnis Anda, jumlah pembaca tulisan Anda dan seterusnya. Jadi bukan semata-mata sola sales atau penjualan. Karena “penjualan” seringkali sudah menjadi hasil “final” dalam sebuah bisnis, bisa saja itu terjadi secara massif tidak pada periode pertama, melainkan waktu-waktu berikutnya ketika semua faktor yang saya sebut di atas sudah terpenuhi.

Contoh Anda merintis bisnis adsense atau PPC lainnya. Anda membuat blog, beberapa blog. Lalu di awal bulan bahkan tak seorang pun (Anda ketahui melalui statistik web) yang mampir ke website Anda, maka tak seorang pun pula yang mengklik iklan Anda. Contoh Anda sedang merintis bisnis sistem multi level marketing (MLM), lalu di bulan awal, kedua, ketiga ternyata tak seorang pun berminat dengan tawaran produk dan peluang dahsyat yang Anda sampaikan, maka hasilnya juga NOL. Contoh Anda sedang menjalani bisnis jual beli produk tertentu, lalu di periode awal tak seorang pun membelinya dari Anda. Maka apa yang salah? Itulah waktu terbaik untuk melakukan evaluasi, dan hemat saya mungkin bukan waktu yang tepat untuk menjatuhkan vonis jika sejak awal Anda sudah menanam keyakinan kuat akan keberhasilan Bisnis Internet Anda. Tak ada salahnya juga di saat seperti ini diperiksa pula jangan-jangan ada mindset bisnis online yang keliru penerapannya hehe

Tetaplah Bersemangat

Masing-masing orang pasti berbeda dalam menyikapi perkembangan awal bisnis online nya. Ada yang menyerah mendadak, ada pula yang dengan gigih tetap bersemangat sambil terus belajar dan memperbaiki kelemahan dalam bisnisnya. Anda pilih mana?

Ada yang memutuskan bisnis tertentu tidak cocok dengan dirinya lantas mencari-cari peluang lain. Dia sudah rela kehilangan modal dan pengorbanan awalnya. Ada yang mendiamkan saja, dan berharap suatu ketika bisnisnya tetap berkembang. Namun ada pula yang tidak menyerah dan mencari letak kesalahannya di mana.

Tetap bersemangat dan tidak mudah menyerah sudah pernah saya tuliskan dalam pengantar bisnis online sebelumnya. Dan saya kira itulah sikap yang cocok untuk menujadi pebisnis yang gigih dan tidak menyerah sebelum apa yang dicita-citakan tercapai. Umumnya, mereka-mereka yang sudah sukses berpenghasilan ratusan juta per bulan dari internet, adalah mereka-mereka dari golongan ini. Ia tidak mudah menyerah dan tetap bersemangat dalam berbagai macam kegagalan.

Ukuran kesuksesan memang berbeda-beda, dan hanya Andalah sebagai pemilik bisnis itu yang bisa menentukan. Apakah kesuksesan yang Anda cita-citakan itu bisa diraih dengan kerja keras dan cerdas, atau sambil santai-santai saja, tentu Anda yang bisa menilainya sendiri.

Dalam kasus ini saya tetap berpedoman bahwa segala usaha yang sudah kita lakukan selalu ada hasilnya di kemudian hari. Mungkin hasil yang kita capai tidak terlalu sempurna (karena memang tak ada yang sempurna di dunia ini), namun sebagian besar mimpi sudah terealisasi. Itulah hasil kerja keras yang kita lakukan.

Banyak yang mengatakan 90% lebih, mungkin 95%, mungkin 99% pebisnis internet jatuh dan gagal. Hanya sedikit sekali yang sanggup melewati sampai garis finish dan menjadi pemenang. Semua terserah kita apakah ingin menjadi bagian dari pemenang atau sebaliknya.

Intinya, memang tak ada sesuatu instan yang bisa kita capai di bumi ini, semua melalui proses penempaan dan pengalaman. Tinggal kita apakah sanggup mengalami proses penempaan itu atau tidak.

Salam sukses!!

Artikel Terkait

1 komentar so far

[...] Ambil contoh, promosi di televisi yang ditonton oleh ratusan juta pemirsa sekalipun, mungkin tak akan menghasilkan konversi yang berarti untuk sebuah penjualan, jika hanya dilakukan sekali dua kali. Mengapa demikian? Sebab dalam dunia promosi mengandung unsur branding, yakni menanamkan sebuah gambaran pada khalayak atas produk yang ingin dijual. Proses ini tentu membutuhkan waktu yang tidak pendek. Bahkan bisa bertahun-tahun. Jadi kalau Anda baru saja terjun dalam dunia bisnis internet lalu melakukan promosi baru satu dua tiga kali lalu merasa bosan karena tidak menghasilkan penjualan, besar kemungkinan Anda termasuk orang yang gagal. [...]


EmoticonEmoticon