Senin, 04 Juni 2012

Membuka Usaha di Rumah

Bagaimana memulai sebuah usaha di rumah sendiri? Itu pertanyaan yang sering muncul dan diajukan oleh orang yang baru pertama kali ingin membuka usaha di rumah. Sebelumnya mereka sudah mengamati dan menilai kekurangan dan kelebihan berusaha sendiri di rumah. Mereka pun mulai menimbang-nimbang keuntungan bila membuka usahanya sendiri di rumah.

Sobat, dewasa ini peluang usaha di rumah semakin menarik minat para usahawan. Di samping karena modal yang diperlukan relatif lebih kecil, keuntungan lainnya adalah bisa lebih dekat dengan keluarga. Usaha bisa dikontrol lebih dekat, cepat dan efektif.
Memulai sebuah usaha di rumah itu gampang-gampang susah, dan susah-susah gampang. Jadi sangat tergantung dari perspektif mana memandangnya. Jika sejak awal kita sudah merasa susah, ya berikutnya tambah susah. Begitu pula sebaliknya.
Pengertian usaha di rumah itu juga relatif. Namun intinya saya kira adalah suatu bisnis yang mayoritas pekerjaannya dilakukan di rumah. Misalnya mulai dari perencanaan, produksi, sampai distribusi produk pun dilakukan di rumah. Bagaimana bila produksinya dilakukan di luar rumah? Apakah juga bisa disebut sebagai usaha rumahan? Ya bisa saja. Produksi tidak harus dilakukan di dalam rumah kok. Kita lihat rumah yang bagian depannya dijadikan toko kelontong, umumnya barang-barang yang dijual tidak diproduksi di rumah, melainkan di pabrik.

Dulu saya pernah menulis bahwa inti berbisnis adalah berjualan. Berjualan artinya bertransaksi. Nah adanya transaksi dengan pertemuan antara penjual dan pembeli itulah yang merupakan inti dari usaha alias bisnis. Kalau itu kita lakukan di rumah, maka ya namanya bisnis dari rumah, begitu ya …

Nah ada banyak jenis usaha yang dilakukan dari rumah, mulai dari buka toko kelontong, memanfaatkan sebagian lokasi untuk melakukan produksi, membuka agen tiket, jual pulsa, jual beli HP, membuka toko isi ulang air minum, jualan bensin, jual susu kambing, buka butik dan alat kecantikan sampai menjual jasa juga semua bisa dilakukan di rumah. Kita akan membuka kantor di rumah. Administrasi dan pencatatan semua kita lakukan di rumah.

Memang enak kok bisnis di rumah itu, saat Anda bangun tidur dan mau masuk kantor, tidak perlu bermacet-macet rupiah. Juga tak perlu mendapat omelan dari bos karena terlambat atau salah melakukan sesuatu. Semuanya kan Anda yang mengontrolnya. Dalam bisnis di rumah, kitalah pemilik atau bos nya.

Berikut ini ada beberapa catatan agar bisnis kita di rumah bisa lebih maksimal. Tulisan saya ini saya fokuskan pada metode kombinasi antara bisnis di dunia nyata (bisnis offline) dan bisnis di dunia maya (bisnis online).

# Skill Bisnis, Selera Bisnis dan Fokus Bisnis

Ya keahlian (skill) dan selera bisnis akan menentukan fokus bisnis kita ke depan. Kalau kita tidak punya pengetahuan dan keahlian dalam menambal ban, rasanya besar kemungkinan kita tidak punya selera untuk membuka bisnis tambal ban di depan rumah, ya kan … Jadi bisnis itu soal selera juga. Kita mungkin punya selera bisnis fashion, dan kita mempelajarinya sedikit demi sedikit dan akhirnya kita menguasai bisnis tersebut. Berikutnya kita tinggal memfokuskan diri saja, konsisten dan komitmen terhadap pelayanan, etika dan aturan-aturan dalam bisnis yang kita geluti.

# Menangkap Prospek dan Peluang Baru

Dalam memulai bisnis di rumah, kita harus pandai-pandai menangkap prospek dan membaca peluang yang ada. Sebab usaha di rumah itu sangat fleksibel. Kita bisa memulai usaha apa saja dari rumah. Tapi ingat kita mungkin terbatas dan tidak bisa melakukan semua bisnis di rumah. Nanti justru kita akan kehilangan fokus dan bisnis-bisnis kita malah berjalan tidak maksimal. Tentukan dan sesuaikan dengan apa yang ingin kita tekuni saja. Satu atau dua bila sukses itu jauh lebih baik daripada memiliki ratusan bisnis yang tidak sukses.

# Memadukan dengan Bisnis Online

Bila Anda sudah mempunyai bisnis di rumah, maka memadukan dan memperkuatnya dengan strategi bisnis online akan menambah optimal bisnis Anda. Ya bisnis online semakin lama semakin semarak dan menjadi trend di mana-mana. Dulu orang tidak begitu percaya dengan transaksi online, tapi kini orang sudah mulai akrab dengan transaksi online. Beberapa orang bahkan sudah malas keluar rumah untuk mencari barang, mereka lebih suka browsing di internet, di Forum Jual Beli Kaskus, di TokoBagus.com, Berniaga.com dan seterusnya. Barangnya lebih bervariasi dan menghemat waktu tenaga untuk mendapatkan barang keinginan mereka.
Karena itulah Anda sangat perlu mempertimbangkan bisnis online ini. Bila Anda benar-benar baru, maka tentu Anda harus mulai mengenali dan belajar agar tidak ketinggalan. Ada beberapa syarat dan perlengkapan yang diperlukan agar bisnis online Anda lancar. Untuk info lebih lengkap silakan baca di sini. Alat Memulai Bisnis Online.

# Memadukan dengan Bisnis Offline

Untuk poin yang ini adalah kebalikannya. Bila Anda memulainya dari sebuah bisnis di dunia maya, maka bila memungkinkan ada baiknya Anda juga memikirkan untuk menjadikannya secara offline. Banyak contoh untuk memaparkan beberapa orang sukses di bisnis online dan menjadi lebih sukses lagi di bisnis offline.
Jadi intinya, yang terpenting untuk memulai sebuah usaha di rumah adalah melakukan kombinasi secara tepat. Pada akhirnya bisnis adalah bisnis, sebuah kegiatan untuk mencari keuntungan dari proses transaksi jual beli.

Salam sukses!!

Artikel Terkait

1 komentar so far

[...] Daripada memperluas cakrawala dengan memperbesar pengharapan, justru kita seringkali mengurangi potensi diri dengan menyusutkan sebuah [...]


EmoticonEmoticon